Marmer merupakan salah satu pilihan material untuk interior maupun eksterior bangunan karena dianggap sebagai bahan yang kuat, tahan panas, tahan noda, serta dapat memberikan estetika. Beberapa Marmer bahkan tersedia dalam lempengan yang besar sehingga dapat dipasang pada bidang tertentu tanpa memerlukan sambungan.

Beberapa Marmer memiliki perpaduan warna dan corak yang membuatnya terlihat eksklusif dan elegan. Eksklusivitas ini juga muncul dari kelangkaan serta keunikan yang ditampilkan, sehingga harganya pun bisa sangat mahal. Penjelasan di bawah ini akan menjabarkan beberapa jenis marmer eksklusif dan elegan yang bisa dipilih sebagai material

1. Palisandro Exclusive

Marmer eksklusif pertama yang direkomendasikan yaitu Palissandro Exclusive. Marmer ini berasal dari pertambangan di Italia, Palissandro Exclusive terbentuk dari mineral karbon seperti kalsit dan dolomit yang mengalami proses rekristalisasi.

Marmer ini memiliki warna krem kekuningan (beige) atau putih keabuan dengan garis urat berwarna kecoklatan. Dengan kombinasi warna dan corak yang elegan, Palissandro Exclusive menjadi Marmer favorit arsitek dan pemahat sejak zaman Yunani dan Romawi. 

Palissandro Exclusive dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti kamar mandi (lantai atau backsplash), meja, tangga, lantai di bagian dalam maupun luar rumah (teras), serta tembok dan fasad. Adapun contoh bangunan terkenal yang menampilkan keindahan Marmer ini yaitu Katedral Milan dan Katedral Pavia.

2. Noir Sahara

Noir Sahara merupakan Marmer asal Tunisia. Gunung tempat Marmer yang dikenal dengan nama lain Black Aziza atau Black Mirage ini tidak diketahui secara pasti. Meski demikian, tambang Marmer ini dapat ditemukan di area Zaghouan yang terletak di Timur Laut Tunisia dan berjarak sekitar 60 km dari Tunis sebagai ibukota.

Sesuai namanya yakni Noir yang berarti hitam dalam bahasa Perancis berarti hitam, Marmer ini memiliki warna dasar hitam dengan corak urat berwarna emas dan sentuhan warna putih dan coklat. Corak urat ini umumnya saling bersilangan dan memiliki ketebalan garis yang beragam. Perpaduan warna hitam dan corak emas putih tersebut menciptakan kesan misterius

Marmer Sahara Noir terbentuk dari minyak yang menjadi fosil hingga menciptakan warna hitam pada dasarnya. Sementara itu, warna emas pada Marmer ini terbentuk dari logam teroksidasi, silikon, serta efek dari proses rekristalisasi kalsit.

Dalam hal pengaplikasian, Marmer ini banyak digunakan sebagai material permukaan meja atau cladding untuk backsplash. Namun demikian, penggunaan Sahara Noir memerlukan resin sebagai coating atau pelapis agar bisa menonjolkan warna hitam yang dimilikinya.

3. Verde Patricia

Verde Patricia adalah batu Marmer yang berasal dari pertambangan di Italia, tepatnya di Valle d’Aosta dan termasuk golongan batu Serpentine hijau. Warna inilah yang membuatnya mendapat nama Verde yang berarti hijau dalam bahasa Italia. Verde Patricia terbentuk dari hasil rekristalisasi mineral karbonat seperti kalsit dan dolomit. 

Verde Patricia hadir dalam warna hijau dengan corak urat serta bercak yang berwarna putih cerah hingga gelap. Terdapat dua pilihan warna hijau pada Verde patricia, yaitu scuro dan chiaro. Verde Patricia model scuro menyuguhkan warna hijau muda dengan corak urat warna putih yang hampir menyatu dengan warna dasar. Sementara itu, Verde Patricia model chiaro  menyuguhkan warna hijau gelap dengan corak urat berwarna putih dan hijau muda yang sangat kontras dengan warna dasar.

4. Fendi Grey

Fendi Grey adalah batuan metamorf yang terbentuk dari hasil rekristalisasi mineral karbonat dengan kalsit dan dolomit yang mendominasi. Fendi Grey berasal dari daerah pertambangan di Turkiye dan pembuatannya telah dilakukan sejak zaman Romawi.

Seperti nama yang disandangnya, batu Marmer ini memiliki warna dasar abu-abu yang merupakan adaptasi dari warna batuan yang ada di alam. Fendi Grey memiliki corak berwarna putih tulang dengan susunan acak yang terlihat halus atau samar-samar. Perpaduan dua warna klasik ini dapat menyuguhkan atmosfer yang nyaman dan tenang pada rumah. Dengan atmosfer yang disuguhkan, Fendi Grey menjadi Marmer yang bisa digunakan untuk segala keperluan dalam pembuatan rumah seperti permukaan meja, lantai, atau fasad.

5. Bianco Sand Dunes

Bianco Sand Dunes atau juga dikenal dengan White Dunes merupakan batu kuarsit asal Brazil. Marmer satu ini terkenal dengan bobotnya yang relatif ringan tapi kuat. Seperti namanya, Marmer ini memiliki warna dasar putih, atau tepatnya off white (putih dengan sentuhan abu-abu dan kuning pucat). Bianco Sand Dunes diwarnai dengan corak urat tipis yang berwarna abu-abu kebiruan. Perpaduan warna dasar dan corak ini menciptakan atmosfer yang tenang serta memberikan kesan cerah dan luas bila diterapkan sebagai lantai ruangan.

Berkat kekuatan yang dimilikinya, Bianco Sand Dunes banyak digunakan untuk keperluan khususnya interior atau bagian dalam ruangan seperti meja, backsplash dapur, tangga, dan lantai.  

6. Nero Marquina

Nero Marquina adalah jenis Marmer hitam yang berasal dari pertambangan di Markina, Basque, di bagian utara Spanyol. Nama Nero Marquina sendiri merupakan kreasi dari nama daerah pertambangan tempat batu ini berasal.

Dengan warna dasar hitam pekat, Marmer Nero Marquina memiliki corak urat berwarna putih yang terlihat seperti petir dan sangat kontras. Uniknya, corak urat pada Nero Marquina tidak memiliki pola berulang sehingga dalam satu lempengan akan terlihat acak dan berbeda. Perpaduan warna hitam pekat dan corak putih ini memberikan kesan seperti langit malam yang dihiasi bintang-bintang.

Terkait penerapan, Nero Marquina sesungguhnya bisa digunakan sebagai material untuk interior maupun eksterior. Namun karena warna dasarnya yang gelap, Marmer satu ini dapat menampilkan estetika secara optimal pada titik yang banyak mendapat suplai cahaya. Dengan kata lain, Marmer ini akan lebih terlihat menarik bila mendapat pancaran matahari di siang hari atau mendapat sorotan dari lampu. 

7. Tigrato

Tigrato atau disebut juga Palissandro Tigrato adalah batu Marmer asal Italia yang terbentuk dari dolomit. Batu ini menjadi hasil tambang yang hanya ada satu dan berlokasi di Pegunungan Alpen (Alps). Marmer ini memiliki warna dasar coklat muda atau krem dengan corak urat hitam atau abu-abu yang saling menumpuk. Warna dasar coklat inilah yang memberikan kesan hangat serta elegan. 

Selain itu, corak pada Marmer Tigrato membentuk gelombang dan memiliki pola yang terlihat belang.  Keunikan motif dan corak pada Marmer ini menjadikannya salah satu Marmer dengan harga mahal. 

Dengan keunikan coraknya, Marmer Tigrato dapat dimanfaatkan sebagai material untuk berbagai keperluan baik residensial maupun komersial. Marmer ini sangat cocok digunakan sebagai lantai, permukaan meja, serta backsplash pada dapur dan kamar mandi. Namun demikian, Marmer ini harus diberi lapisan secara berkala untuk melindungi dari noda yang dapat membuatnya terlihat kusam. 

Itulah penjelasan tentang berbagai jenis Marmer eksklusif dan elegan. Dari jenis-jenis di atas, kira-kira manakah yang menarik bagi Anda? 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *