...

Kitchen set adalah salah satu elemen penting dalam desain dapur. Ketika merancang atau merenovasi dapur, pemilihan bahan untuk kitchen set menjadi hal yang dapat mempengaruhi tampilan, keandalan, dan fungsionalitas keseluruhan ruangan. 

 

Dengan berbagai pilihan bahan yang tersedia, mulai dari kayu hingga stainless steel. Penting untuk memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing. Artikel kali ini akan membahas secara rinci bahan kitchen set yang populer dan tentunya dapat menjadi referensi Anda dalam membuat keputusan yang tepat untuk memilih bahan yang sesuai dengan kebutuhan 

1. Lapitec

Penggunaan LAPITEC untuk Dapur

Dalam dunia desain interior, salah satu bahan yang semakin populer dalam pembuatan kitchen set adalah Lapitec. Mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, tetapi Lapitec memiliki keunggulan yang pastinya bagus untuk kitchen set Anda. 

Sebelum membahas keunggulan Lapitec, Anda penasaran gak sih, sebenarnya lapitec itu apa? Lapitec adalah batu sinter yang terbuat dari campuran bahan alami, mineral, dan pigmen yang kemudian diproses melalui teknologi kompresi yang tinggi dengan kompresi vibro vakum. 

Proses ini menghasilkan material yang padat, non poros, dan sangat tahan terhadap panas serta tekanan ekstrim. Grigio Cemento adalah salah satu varian warna dari bahan Lapitec. Secara harfiah, Grigio Cemento berarti abu-abu semen. Dikatakan demikian sebab warnanya mirip dengan semen atau beton. 

Grigio Cemento sering digunakan dalam desain interior modern dan kontemporer karena memberikan tampilan yang elegan. Bahan Lapitec kedua yang bisa Anda gunakan yaitu Bianco Absoluto, yang secara harfiah berarti putih. Warna ini memiliki tampilan putih murni tanpa corak atau variasi warna tambahan, sehingga sering digunakna dalam desain interior yang berkesan minimalis atau kontemporer. 

Berbeda lagi dengan Bianco Vittoria yang memiliki warna putih dengan sedikit corak yang terinspirasi oleh batu alami. Corak ini memberikan tampilan yang lembut dan alami pada permukaannya. 

2. Kayu Solid

Kayu solid sering digunakan dalam furniture dan mebel. Hal ini dikarenakan kayu solid memiliki serat kayu yang terlihat jelas dan polanya yang unik sehingga memberikan tampilan yang alami dan mewah. 

Kayu solid umumnya memiliki kekuatan yang baik, menjadikannya pilihan yang tahan lama untuk kitchen set Anda. Namun, kekuatan dan daya tahan kayu dapat bervariasi tergantung pada jenis kayu yang digunakan. Jenis kayu yang lebih keras, seperti jati cenderung lebih tahan terhadap goresan dan aus. 

3. Medium-Density Fiberboard (MDF)

Medium-Density Fiberboard (MDF) adalah bahan papan serat yang terbuat dari serat kayu yang diolah dengan perekatan menggunakan resin atau perekat khusus. Proses pembuatan MDF melibatkan penggilingan serat kayu menjadi partikel-partikel yang kemudian dipadatkan dengan pemanasan dan tekanan tinggi. 

Hasilnya adalah material yang padat, halus, dan seragam dengan kekuatan yang cukup untuk digunakan dalam pembuatan berbagai jenis furniture, termasuk kitchen set. Meskipun lebih ringan daripada kayu solid, kitchen set berbahan MDF memiliki kekuatan yang cukup untuk menahan berbagai bebdan dan penggunaan sehari-hari. Struktur yang padat dan seragam membuatnya lebih stabil daripada beberapa bahan lainnya. 

4. Plywood

Selanjutnya yaitu kitchen set berbahan plywood. Bahan ini mungkin sudah sering Anda temui dalam dunia kitchen set.Plywood adalah jenis papan kayu yang terbuat dari beberapa lapisan atau lembaran kayu yang disusun bersama secara bersilangan dan direkatkan satu sama lain dengan perekat khusus. 

Proses ini menghasilkan material yang kuat, stabil, dan tahan terhadap berbagai macam suhu. Plywood biasanya terdiri dari lapisan-lapisan tipis kayu yang disebut sebagai veneer, yang dapat dipotong dan dibentuk sesuai kebutuhan. 

Plywood seringkali lebih terjangkau secara ekonomis dibandingkan dengan beberapa bahan lain seperti kayu solid atau MDF. Meskipun memiliki kualitas yang baik, harga plywood cenderung lebih rendah. 

5. Granit

Untuk Anda yang bingung dalam menentukan desain dan bahan kitchen set. Maka kitchen set berbahan Granit merupakan pilihan yang mungkin akan cocok. Granit merupakan batu alam yang sangat kuat dan tahan terhadap panas serta goresan. 

Keunggulan lain dari Granit adalah batuan yang padat membuat granit tidak mudah menyerap air serta meninggalkan bekas noda. Sehingga sangat direkomendasikan jika Anda hendak membuat dapur semi terbuka. 

Anda dapat memilih Granit warna hitam atau putih. Kedua warna tersebut sangat cocok dipadukan dengan furniture warna lain dan juga dapat menciptakan kesan minimalis elegan. Anda juga dapat mengkombinasikan 2 warna tersebut untuk membedakan area sekaligus memberikan aksen sehingga tidak tampil monoton. 

6. Stainless Steel

Salah satu material yang juga dapat membuat tampilan dapur menjadi unik dan menarik adalah stainless steel. Banyak yang meragukan menggunakan material ini untuk bahan kitchen set karena beberapa hal, padahal material ini memiliki berbagai macam keunggulan. 

Stainless steel memiliki ketahanan yang baik terhadap suhu tinggi seperti panas dan api. Hal ini dikarenakan stainless steel memiliki titik leleh yang tinggi sehingga tidak mudah terbakar. 

Keunggulan lainnya adalah ketahanannya terhadap karat dan korosi. Kromium dalam paduannya bereaksi dengan oksigen untuk membentuk lapisan tipis yang melindungi permukaan dari korosi menjadikannya tahan terhadap noda, karat, dan oksidasi. 

7. Quartz

Bahan Quartz atau sering disebut Quartz countertop adalah bahan yang terbuat dari bahan campuran kuarsa alami yang diikat dengan resin polimer. Ini adalah material yang populer yang digunakan dalam pembuatan countertop atau permukaan dapur karena kekuatannya, daya tahan terhadap noda, dan penampilannya yang estetis. 

Quartz countertop memiliki harga yang jauh lebih murah dari batu natural dengan look dan feel yang sangat mendekati batu natural jika dibandingkan dengan solid surface. Daya tahan pun lebih unggul dari solid surface. Quartz memiliki keindahan batu natural dengan fleksibilitas solid surface. 

Jadi, jika Anda mencari bahan yang tidak mudah retak dan pecah, Quartz merupakan pilihan yang tepat ditambah dengan desainnya yang elegan akan membuat dapur Anda terlihat estetik. 

8. Laminat

Laminat atau biasa disebut High Pressure Laminate (HPL) adalah lapisan plastik yang terdiri dari beberapa lapisan kertas yang dicampur dengan resin dan ditekan dengan tekanan tinggi. 

Proses pembuatan HPL melibatkan pengeringan dan pemanasan lapisan bahan secara bersama-sama di bawah tekanan tinggi, menghasilkan lembaran laminat yang kuat, tahan lama, dan tahan terhadap kondisi lingkungan yang keras. 

Di samping berbagai macam kelebihannya, laminat atau HPL juga memiliki kekurangan. Salah satu kekurangannya adalah tidak tahan terhadap panas sinar matahari, sehingga tidak direkomendasikan untuk penggunaan di luar ruangan atau di area yang terpapar langsung oleh sinar UV. Karena bisa mengakibatkan perubahan warna atau kerusakan pada permukaan HPL. 

9. Dekton

(arahkan ke produk Dekton MM Galleri)

Dekton adalah merek bahan permukaan yang inovatif yang terbuat dari campuran bahan mineral yang sangat terkompresi dan bahan pengikat serat glass serta teknologi produksi yang canggih. 

Bahan ini dikembangkan oleh perusahaan Spanyol, Cosentino Group dan diperkenalkan pada tahun 2013. Dekton terkenal karena kekuatannya yang luar biasa, daya tahan terhadap panas, goresan, noda, bahan kimia, dan penampilannya yang estetis. 

Ada berbagai jenis Dekton yang dikeluarkan oleh Cosentino Group salah satunya adalah Dekton Lucid yang memiliki warna dasar putih dengan adanya guratan abu-abu di sepanjang lempengan tersebut sehingga menghasilkan warna dan tampilan yang elegan serta mewah. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.