...

Jika Anda hendak membeli Marmer, entah di toko material atau galeri properti, harganya bervariasi dari yang sangat mahal hingga terjangkau. Perbedaan harga yang mencolok biasanya muncul antara Marmer impor dan Marmer lokal. Namun, hal ini sebenarnya tidak hanya terbatas pada asal impor atau lokal, melainkan melibatkan beberapa aspek lainnya.

Proses penambangan marmer dari sumbernya memerlukan tingkat keahlian dan ketelitian yang tinggi. Setelah itu, batuan harus mengalami proses pengolahan yang memerlukan biaya yang besar untuk menghasilkan marmer dengan corak dan kualitas yang mengagumkan.

Beberapa faktor yang mempengaruhi warna, ukuran, motif, dan  lainnya memainkan peran penting dalam menentukan seberapa mahal marmer akan dihargai.

Berikut adalah ulasan yang kami rangkum mengenai faktor-faktor yang menentukan apakah harga marmer tersebut murah atau mahal.

  • Jenis Marmer

Di seluruh dunia, terdapat berbagai jenis marmer yang berbeda. Contohnya seperti Marmer Statuario, Carrara, dan Calacatta. Marmer-marmer yang ditambang dari Italia ini dikenal karena kualitasnya. Kualitasnya yang unggul membuat harga marmer dari Italia menjadi cukup tinggi.

Tidak hanya itu, jenis Marmer juga dapat dibedakan berdasarkan penggunaannya, seperti untuk lantai, dinding, bathtub, meja dapur, dan wastafel. Setiap pengaplikasian membutuhkan ukuran dan jumlah marmer yang berbeda.

Sebagai contoh, Marmer yang digunakan untuk lantai membutuhkan lebih banyak jumlah dan ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan yang digunakan untuk meja. Hal ini menyebabkan harga per meter Marmer tersebut juga lebih tinggi.

Faktor utama lainnya yang mempengaruhi adalah warna dan corak Marmer. Marmer dengan warna putih yang tidak murni, agak abu-abu, memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan yang memiliki warna putih yang lebih murni.

  • Ukuran dan Ketebalan Marmer

Marmer hadir dalam berbagai ukuran, diantaranya slab dan tiles. Slab Marmer memiliki dimensi yang lebih besar, dimulai dari 150 x 250 sentimeter. Dikarenakan dimensinya yang lebih besar, marmer slab secara alami memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan marmer tiles. Meskipun demikian, kualitasnya tetap memuaskan.

Selain luas, faktor ketebalan juga berperan dalam menentukan harga marmer. Jika batu alam lainnya dengan ukurannya yang massive, MM Galleri menghadirkan teknologi dengan ketebalan Marmer hanya 8 mm saja. Lebih tipis, dan lebih ringan tapi kualitas serta performa tetap sama.

  • Motif dan Corak Marmer

Corak marmer yang menampilkan pola atau serat halus menjadi daya tarik dan menjadikan harganya tinggi. Penting untuk diketahui bahwa motif pada marmer terjadi secara alami. Oleh karena itu, pola marmer tidak pernah sama dan selalu memiliki keunikannya sendiri. 

Motif pada marmer timbul secara alami, keberagaman dan keunikannya menjadi ciri khas yang membuat marmer memiliki harga mahal atau murah. Oleh karena itu, marmer tidak hanya digunakan dalam dunia properti saja, tetapi juga di bidang seni. Mulai dari seni rupa patung, monumen atau tugu, air mancur, hingga lukisan. Setiap potongan marmer mengikuti pola dan serat yang tidak pernah identik antara satu dengan yang lainnya.

Keberagaman motif dan warna marmer sangat tergantung pada asal batunya. Sebagai contoh, Marmer Statuario dari Italia memiliki warna putih susu dengan serat abu-abu, sementara marmer golden spider memiliki warna putih keabuan dengan serat emas atau kekuningan.

Jadi semakin unik motif dan warnanya, semakin tinggi pula harganya. Dengan demikian, bisa dikatakan marmer tidak sekadar menjadi bahan bangunan atau dekoratif biasa, tetapi juga sebuah manifestasi seni alam yang abadi.

  • Jaminan Kualitas

Setiap Marmer akan dipoles sebagai tahap finishing untuk perlindungan. Tahap ini menjadi sangat penting karena batu alam seperti marmer memiliki pori-pori yang membuatnya rentan terhadap noda dan perubahan warna. Ada dua jenis finishing, yaitu finishing mengkilap dan kusam.

Kualitas finishing pada suatu jenis Marmer akan menjadi faktor penentu dalam menentukan harga jualnya. Marmer yang memiliki lapisan lebih tebal dan mengkilap cenderung memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Hal ini tidak hanya memberikan keamanan jangka panjang terhadap potensi kerusakan dan noda, tetapi juga memastikan bahwa keindahan marmer tersebut dapat tetap terjaga.

Selain faktor kilauan, proses penyelesaian juga berhubungan dengan tepi Marmer (edge). Marmer yang memiliki tepi yang terjaga dengan baik, tanpa adanya kerusakan atau cacat, akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Tepi yang rapi dan terawat mencerminkan kualitas keseluruhan dari marmer tersebut, menambah nilai estetika dan fungsionalitasnya.

  • Konsultasi Marmer Terbaik di MM Galleri Indonesia

Setelah membaca tulisan diatas, diharapkan Anda sudah memiliki pengetahuan dalam memilih Marmer yang tepat untuk kebutuhan. Dimulai dari variasi warna, jenis, pola, atau vena, tampilan permukaan, kualitas penyelesaian, dimensi, dan volume, ditambah dengan jaminan kualitas dari distributor. Semua aspek tersebut sama-sama memainkan peran kunci dalam menetapkan harga marmer, apakah itu mahal atau terjangkau. 

Jika Anda merasa bingung dalam membuat keputusan, konsultasikan dengan MM Galleri Indonesia. Kami memiliki orang-orang yang ahli dalam bidang ini dan siap membantu Anda memilih Marmer terbaik sesuai dengan kebutuhan bangunan Anda. Tidak ada biaya konsultasi, semua bisa Anda tanyakan secara cuma-cuma.

MM Galleri menawarkan berbagai macam variasi marmer lokal dan internasional yang berkualitas. Anda bisa menanyakan informasi seperti pengiriman, pemasangan, fabrikasi, renovasi dan semua permasalahan dalam bidang properti. Tim profesional dari MM Galleri memiliki pemahaman mendalam tentang seluk-beluk Marmer, memastikan pelayanan maksimal untuk kepuasan Anda dalam mendapatkan kepuasan dan kualitas yang didapat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.