...

Ruang kerja berdesain minimalis menjadi tren saat ini. Gaya minimalis dipilih karena tidak memerlukan banyak perawatan, memiliki desain yang simpel, fungsional, dan mampu membuat ruangan terlihat bersih.

Dalam membangun ruang kerja minimalis, Anda juga harus memilih kursi kerja minimalis. Namun, ternyata, memilih kursi kerja minimalis bukanlah tugas sembarangan. Ada hal-hal yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan kursi terbaik, simak apa saja hal tersebut di bawah ini!

1. Sesuaikan Budget

Tentu saja, langkah pertama yang harus Anda lakukan dalam memilih kursi kerja minimalis adalah melihat budget terlebih dahulu. 

Tentukanlah batas minimal dan maksimal harga kursi yang Anda inginkan. Rentang harga perlu dipilih terlebih dahulu untuk memastikan Anda mendapatkan kursi terbaik dengan harga yang sesuai kemampuan Anda.

Perlu diingat bahwa Anda sebaiknya tidak segera memilih kursi termurah atau termahal. Harga memang menjadi pertimbangan, tetapi jangan jadikan harga sebagai acuan dalam membuat keputusan.

Kursi paling murah mungkin kualitasnya tidak sebaik yang mahal, namun mungkin sesuai dengan kebutuhan Anda. Adapun kursi termahal, meskipun sebagus apapun itu, mungkin tidak sesuai dengan yang Anda butuhkan.

Pilihlah kursi yang sesuai kebutuhan dan harganya masih sesuai dengan budget Anda. Cari beberapa kursi dalam rentang budget yang Anda inginkan, pertimbangkan semua kelebihan dan kekurangannya, lalu tentukan kursi yang terbaik.

2. Kebutuhan Ergonomi

Rasanya, saat ini memiliki kursi ergonomis sudah menjadi kewajiban bagi setiap pekerja. Kursi jadul yang jauh dari kata ergonomis dinilai tak lagi efektif, karena bisa menyebabkan penurunan produktivitas dan peningkatan risiko masalah kesehatan.

Kursi kerja ergonomis adalah kursi yang dibuat dengan teknik tertentu untuk menghasilkan keamanan dan kenyamanan bagi orang yang menggunakannya. Tak lupa, kursi ini juga memberikan keseimbangan antara pekerjaan, lingkungan kerja, dan kesehatan. Kursi ergonomis memastikan penggunanya duduk dalam posisi natural dan bisa bekerja tanpa merasa pegal berkelanjutan.

Fitur penting dari kursi ergonomis adalah sandaran punggung yang lentur hingga lebih dari 90 derajat, sandaran kepala dan lengan yang menyesuaikan posisi duduk alami, serta tinggi kursi yang bisa disesuaikan dengan kenyamanan pribadi.

Berkat kursi ergonomis, Anda bisa menghindari nyeri punggung dan leher, mencegah postur tubuh yang memburuk karena terlalu lama duduk menatap layar, dan mencegah kecelakaan kerja. Untuk Anda yang memiliki kecenderungan sakit punggung, kursi ergonomis adalah teman terbaik.

Bekerja dengan kursi ergonomis juga meningkatkan konsentrasi dan kenyamanan. Pada akhirnya, jika Anda dapat bekerja tanpa gangguan, Anda akan semakin produktif, efektif, dan efisien.

Saat ini, sudah banyak kursi ergonomis yang hadir dengan desain minimalis. Salah satunya adalah kursi Annet yang diproduksi oleh Italia Magis. Kursi ini mendukung ergonomi karena menyediakan sandaran dan bantalan yang ditutup dengan mesh serta dilengkapi dengan lapisan polyurethane dan kain elastis tipis yang mampu menopang tubuh. Apabila Anda harus bekerja selama berjam-jam, Anda tidak perlu khawatir merasa pegal.

Kursi yang bisa diperoleh dengan menghubungi MM Galleri ini juga mendukung personalisasi. Dengan fitur piston gas, Anda bisa menyesuaikan tinggi kursi ini dengan meja yang ada. Anda pun bisa terhindar dari sakit leher akibat tinggi meja yang lebih rendah daripada kursi.

  1. 3. Sesuai dengan Ruang Anda

Gaya minimalis saat ini menjadi andalan bagi banyak kantor ataupun ruang kerja pribadi. Hal ini karena desainnya yang fungsional, nyaman, dan tetap enak dilihat.

Furniture yang akan digunakan dalam ruang kerja Anda harus sesuai dengan desain ruangan secara keseluruhan. Jika Anda memiliki ruang kerja minimalis, sudah tentu model meja dan kursi yang dipilih harus minimalis.

Kursi kerja minimalis tidak memiliki desain yang berlebihan. Tidak ada pernak-pernik yang tidak penting pada kursi jenis ini. Namun, meskipun desainnya simpel, kursi kerja minimalis memiliki fitur yang lengkap dan mendukung ergonomi. Kursi ini punya lumbar support dengan warna-warna yang netral. Kenyamanan maksimal adalah hal paling penting dalam kursi ergonomis.

Untuk ruang lingkup kantor, Anda akan membutuhkan ruangan kerja yang kolaboratif. Di ruangan kerja ini, Anda memerlukan tempat duduk yang mudah diatur untuk berdiskusi. Anda bisa menggunakan sofa yang panjang atau kursi minimalis yang ringan dan mudah dipindahkan.

Pada intinya, pemilihan kursi kerja harus disesuaikan dengan estetika kantor untuk menciptakan keseimbangan antara kenyamanan dan fungsionalitas. Apabila kursi kerja tidak sesuai dengan tema ruangan, akan ada ketidaknyamanan dalam diri yang menghalangi fokus dan konsentrasi. Akibatnya, tentu saja pekerjaan tidak dapat dilakukan secara maksimal.

Baca Juga: 7 Model Kursi Kerja Minimalis yang Nyaman

4. Pilih Warna yang Sesuai

Mungkin banyak orang yang menganggap warna tidak berpengaruh dalam memilih kursi kerja. Mereka berpendapat demikian karena warna kursi hanya berkontribusi pada estetika. Estetika itu sendiri tidak berpengaruh terhadap pekerjaan.

Padahal, anggapan tersebut salah. Ruang kerja yang indah dan estetik justru dapat membuat seseorang lebih bahagia ketika bekerja. Lalu, jika seseorang bekerja dengan bahagia, maka ia dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.

Itulah mengapa, pemilihan warna dalam kursi kerja adalah hal yang krusial. Setiap warna memiliki arti tersendiri, karena itu Anda perlu menentukan warna yang sesuai dengan tema yang diangkat dalam ruang kerja.

Misalnya, warna-warna natural bisa meningkatkan kenyamanan karena mata bisa beradaptasi secara alami dengan warna tersebut. Warna biru dan hijau bisa memberi kesan fresh pada ruangan, karena warna-warna tersebut dekat dengan alam.

Lalu, warna pastel yang pucat bisa memberikan nuansa yang menenangkan dan ramah. Begitu juga dengan warna putih yang dapat membantu Anda untuk lebih rileks.

Warna kursi juga sebaiknya disesuaikan dengan warna cat tembok ruang kerja. Jika tembok di ruang kerja Anda memiliki warna cerah, maka padanan warna kursi yang tepat adalah abu-abu, coklat, atau hitam. Sebaliknya, Anda bisa memilih warna kursi yang cerah apabila warna cat tembok lebih gelap.

Minimalis tidak selamanya menggunakan warna-warna netral. Anda juga bisa menggunakan sentuhan warna yang lebih ngejreng pada kursi untuk menciptakan focal point. Namun, pastikan warna kursi kerja minimalis yang mencolok ini cocok dengan warna ruang kerja.

5. Cek Kualitas Konstruksi

Kursi kerja akan menopang tubuh Anda dalam waktu yang lama. Oleh karena itu, pastikan Anda memilih kursi dengan konstruksi yang kuat dan stabil.

Untuk mengetahui hal tersebut, Anda perlu melakukan pengecekan kualitas konstruksi. Hal ini dilakukan dengan melihat material, sambungan antara dudukan dan kaki kursi, serta kekokohan sandaran dan kaki kursi.

Pertama, material. Pilihlah kursi dengan material terbaik. Jika kursi Anda terbuat dari kayu, pilihlah kayu keras yang berasal dari pohon ek, mahoni, atau jati. Harganya akan lebih mahal, namun Anda akan lebih puas dengan hasilnya.

Selanjutnya, periksalah sambungan antara dudukan dan kaki kursi. Pastikan semuanya terhubung secara sempurna dengan sekrup-sekrup yang kuat.

Lalu, cek bagian sandaran dan kaki kursi. Apakah kedua bagian tersebut sudah kokoh? Apakah jika Anda duduk dan bersandar lalu berputar, kursi tidak akan terbalik? Apabila kursi Anda memiliki roda, cek apakah roda tersebut terpasang dengan aman. Apakah roda tidak akan bergeser jika Anda menduduki kursi?

Ternyata, memilih kursi kerja minimalis membutuhkan pertimbangan yang matang. Anda harus memperhatikan harga, ergonomi, desain, warna, dan konstruksi kursi. Semua kriteria tersebut harus dipilih secara baik-baik agar Anda dapat memiliki kursi terbaik. Dengan kursi terbaik, barulah Anda bisa bekerja dengan nyaman, aman, dan sehat. Alhasil, Anda dapat bekerja secara optimal dan meraih kesuksesan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.